Bioreaktor

Bioreaktor Aerob dan Anerob

Banyu Biru Bioreaktor Septik tank Anaerob (BSA)/septik tank biotech/septik tank biofilter

Saat  teknologi sudah berkembang, sudah tidak relevan lagi menggunakan septiktank konvensional, karena dapat mencemari lingkungan, membuat polusi tanah dan air yang dapat mengganggu keseimbangan alam. Banyu Biru Bioreaktor Anaerob (BSA)/septik tank biotech/septik tank biofilter hadir untuk mengatasi masalah tersebut.

Banyu Biru Bioreaktor Anaerob (BSA)/septik tank biotech/septik tank biofilter merupakan septik tank dengan menggunakan biofilter anaerob yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan septik tank konvensional maupun yang sejenisnya.

Beberapa keunggulan septik tank biotech/septik tank biofilter adalah:

  • MURAH
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter garansi 5 tahun
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter dirancang sesuai kebutuhan anda, tersedia dalam berbagai kapasitas
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter dirancang khusus agar pengelolaan sangat mudah dan biaya operasional sangat rendah
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter terbuat dari bahan fiberglass, tahan terhadap korosi, atau dekomposisi, bisa bertahan sampai 50 tahun dan tidak memerlukan tambahan sebagai pelapis tank lain
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter dilengkapi dengan reaktor biologi untuk memakan bahan organik terlarut dan koloid, dimana bakteri (mikroorganisme anaerob) hidup dan menguraikan limbah
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter dilengkapi dengan sistem desinfektan, untuk membunuh mikroorganisme patogen di dalam limbah sehingga hasil olahan aman dibuang ke selokan
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter tidak menimbulkan bau
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter dikirim kealamat anda, sangat praktis dan siap dipasang
  • BSA/septik tank biotech/septik tank biofilter bergaransi 5 tahun
  • Air olahan/septik tank biotech/septik tank biofilter bisa dipakai untuk menyiram tanaman maupun kolam ikan

 

Bioreaktor Anaerob – Aerob (BS2A)/STP biotech/STP biofilter

Dalam memilih IPAL/STP untuk kegiatan rumah sakit, hotel, mall, apartemen, dll hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • kualitas efluen hasil olahan memenuhi standar baku mutu dan stabil
  • Pengoperasian mudah, murah, sederhana
  • Efektif dan efisien
  • Kebutuhan lahan minimal
  • Desain proses ramah lingkungan, bebas dari bau, kotor, bising
  • Pelayanan saat operasional dan suku cadang mudah didapat

Banyu Biru Bioreaktor Anaerob – Aerob (BS2A)/STP biotech/STP biofilter merupakan sebuah reaktor IPAL/STP yang sangat tepat untuk pengolahan air limbah rumah sakit, hotel, mall, apartemen, dll yang memenuhi kriteria di atas.

IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) atau STP (Sewage Treatment Plant) adalah proses pengolahan limbah pada suatu bangunan atau instalasi.

Adapun uraian dari STP atau IPAL dalam Banyu Biru Bioreaktor Anaerob – Aerob adalah sebagai berikut:

  1. Pretreatment

Pada bagian ini terdapat bak kontrol yang disebut dengan grit chamber. air limbah yang berasal dari toilet (black water), kamar mandi, wastafel (grey water) dan sejenisnya akan masuk ke bak ini. Fungsi dari bak ini adalah sebagai proses awal untuk menyaring kotoran/sampah yang besar – besar yang berpotensi menganggu proses pengolahan. Grit chamber dilengkapi dengan screen yang terbuat dari fiberglass. Untuk air limbah yang berasal dari dapur sebelum masuk grit chamber harus melewati grease trap yang berfungsi sebagai pemisah lemak.

  1. STP sistem atau IPAL sistem

Pada bagian ini dibagi dalam 5 proses, yaitu :

  1. Anoxic Chamber

Pada bagian ini akan terjadi kontak antara air dari grit chamber dengan lumpur aktif pengembalian dari sedimentasi chamber sehingga di anoxic chamber akan terjadi proses penguraian limbah oleh mikroorganisme secara an-oxic (minim oksigen).

  1. Anaerob Chamber

Air limbah dari anoxic chamber mengalir ke anaerob chamber secara over flow. chamber ini dilengkapi dengan media biofilter yang berfungsi sebagai tempat berkembang biaknya mikroorganisme, sehingga dengan adanya media biofilter ini akan memperluas kontak area antara bakteri dengan air limbah. Proses yang terjadi pada anaerob chamber ini adalah penguraian limbah secara anaerob atau tanpa oksigen oleh mikroorganisme yang hidup menempel pada biofilter sehingga dapat mengurangi BOD, COD, dan partikel tersuspesi. Pada bak ini juga dapat mengantisipasi jika terjadi fluktuasi debit.

  1. Aerob Chamber

Pada chamber ini terjadi proses penguraian limbah oleh bakteri secara aerob. Chamber ii dilengkapi dengan supply oksigen dengan blower dan difuser serta media biofilter untuk memperluas kontak area antara bakteri dengan air limbah. Proses penguraian limbah oleh bakteri akan terjadi secara bertingkat pada permukaan media tersebut. Selama proses aerasi berlangsung di dalam chamber ini mikroorganisme akan tumbuh di permukaan media tersebut membentuk suatu biomassa yang semakin lama semakin tebal. Bagian paling dalam dari lapisan biomassa tersebut lama kelamaan akan kekurangan supply oksigen dan akan terlepas dari permukaan media. Proses terlepasnya sebagian dari tumpukan biomassa dari permukaan media tersebut disebut “Sloughing Process”.

  1. Sedimentasi Chamber

Lumpur yang terlepas dari “Sloughing Process” di aerob chamber akan mengalir bersamaan dengan air menuju sedimentasi chamber. Proses yang terjadi di sedimentasi chamber ini adalah proses pengendapan lumpur sehingga terpisah dari air bersih. Air bersih akan mengalir melewati chlorine chamber sebelum ke effluent tank untuk dibuang ke badan air penerima. Sedangkan untuk lumpur yang mengendap di dasar chamber akan dipompakan kembali ke anoxic chamber sebagai RAS (return activated sludge)

  1. Chlorination Chamber

Chlorine chamber ini berfungsi sebagai kontak antara air bersih hasil olahan dengan zat desinfektan, untuk membunuh bakteri – bakteri patogen yang kemungkinan ada di dalam air hasil olahan sebelum dibuang ke badan air penerima.

  1. Effluent tank

Air yang telah tercampur dengan desinfektan ditampung di dalam bak ini untuk selanjutnya dibuang ke badan air penerima. air yang dibuang telah memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan oleh pemerintah.

Beberapa keuntungan dari Banyu Biru Bioreaktor antara lain:

  1. MURAH
  2. BS2A/STP biotech/STP biofilter garansi 5 tahun
  3. BS2A/STP biotech/STP biofilter tidak memerlukan bak pengendap (clarifier) sehingga dapat menghemat penggunaan lahan
  4. BS2A/STP biotech/STP biofilter, Konsentrasi MLSS (mixed liquor suspended solids) yang tinggi dapat memaksimalkan jumlah BOD yang masuk ke dalam modul MBR untuk diolah sehingga dapat mengurangi waktu pengolahan
  5. BS2A/STP biotech/STP biofilter, Pembuangan lumpur dapat dilakukan langsung dari dalam reaktor
  6. BS2A/STP biotech/STP biofilter, Kualitas efluen hasil pengolahan yang tinggi sehingga air hasil olahannya dapat digunakan kembali.
  7. BS2A/STP biotech/STP biofilter, Efisiensi pengolahan tinggi
  8. BS2A/STP biotech/STP biofilter, Pengelolaan sangat mudah
  9. BS2A/STP biotech/STP biofilter, Dapat digunakan untuk beban BOD yang tinggi.

 

Bioreaktor Super (BS3)/WWTP biotech/WWTP biofilter

BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter merupakan sebuah reaktor IPAL industri/WWTP yang sangat tepat untuk pengolahan air limbah industri.

BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter memiliki beberapa fitur antara lain :

  1. BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter murah
  2. BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter bergaransi 5 tahun
  3. BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter terdapat proses kimia yaitu koagulasi dan flokulasi
  4. BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter terdapat oil & grease skimmer
  5. BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter terdapat effluent pump dan RAS pump
  6. BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter terdapat dosing pump, panel, dan chlorine tank
  7. Terdapat 2 jenis BS3/WWTP biotech/WWTP biofilter yaitu BS3 A dan BS3 B

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.